Carousel

Pengertian Gizi Buruk

Gizi buruk merupakan salah satu klasifikasi status gizi dimana mengalami kurang gizi yang diketahui berdasarkan pengukuran antropometri seperti pertambahan berat badan, tinggi badan/panjang badan, lingkar kepala, lingkar lengan dan lain-lain. Salah satu faktor penyebab timbulnya masalah gizi buruk pada balita yaitu kurangnya asupan makanan pada balita karena ketidak cukupan mendapatkan makanan yang bergizi seimbang dan pola makanan yang salah. Oleh karena itu, balita harus memperoleh asupan makanan yang sehat agar pertumbuhan dan perkembangannya optimal. Adapun gizi buruk dibagi menjadi tiga yaitu kwashiorkor, marasmus, dan marasmik-kwashiorkor. Gizi Balita berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan balita. Pemberian makanan dengan pemenuhan gizi yang seimbang adalah cara yang tepat untuk menjaga kesehatan serta tumbuh kembang balita. Pada aplikasi ini pasien akan menginputkan gejala apa saja yang dialaminya kemudian akan menampilkan hasil diagnosisnya dan metode dalam aplikasi ini menampilkan menu makanan sehat yang akan diberikan oleh penderita. Melalui metode ini diharapkan dapat mempermudah pengguna system untuk mengetahui jenis atau diagnose penyakit berdasarkan gejala yang diderita dan memberikan menu makanan sehat bagi penderita.

Macam-macam Gizi Buruk

1. Kwashiorkor, adalah kondisi kekurangan gizi yang penyebab utamanya karena rendahnya asupan protein. gizi buruk karena kwashiorkor membuat tubuh anak membengkak karena mengalami penumpukan cairan(edema). Itu sebabnya, meski telah kehilangan massa otot dan lemak tubuh, anak dengan kwashiorkor tidak mengalami penurunan berat badan yang drastis.
2. Marasmus, adalah kondisi kekurangan gizi yang penyebab utamanya karena rendahnya asupan kalori atau karbohidrat. penyakit ini biasanya dialami oleh balita usia 0-2 tahun.
3. Marasmik-Kwashiorkor, merupakan gabungan antara marasmus dan kwashiorkor. kondisi dimana terjadi defisiensi baik kalori maupun protein, dengan penyusutan jaringan yang hebat, hilangnya lemak subkutan, dan biasanya dehidrasi.